Ahok minta maaf kepada warga DKI
![]() |
| foto: Megapolitan - Kompas.com |
Intip Berita - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan permintaan maafnya karena harus menjalani persidangan di saat banyak warga di beberapa wilayah di Jakarta dilanda banjir.
BACA: Panwaslih Aceh Singkil Diteror Dukun?
"Saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf pada warga DKI karena kasus saya ini saya tidak bisa kerja penuh waktu seharian semalam di sini, padahal saya tau warga Jakarta sedang mengalami banjir," ujar Ahok usai menjalani sidang di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, semalam.
Sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan Ahok sebagai terdakwa kemarin memang berlangsung hingga 14 jam. Sejak masuk ruang sidang pukul 9.30 WIB pagi, Ahok dan tim pengacaranya baru keluar sekitar pukul 23.00 WIB malam.
Pada kesempatan itu Ahok meyakinkan bahwa dirinya telah menyelesaikan program penanangan banjir dengan normalisasi sungai mencapai 40 persen. Dengan presentase itu, dia menyakinkan banjir yang terjadi akan cepat surut dalam hitungan jam.
"Tapi memang ada beberapa tanggul yang jebol. Dan sisa 60 persen akan kami lakukan normalisasi termasuk pembuatan waduk," terang Ahok.
Dia juga sempat menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya dengan korban meninggal seorang petugas penanganan sarana dan prasaranan umum (PPSU) dalam bencana banjir yang menerjang Ibu Kota beberapa hari belakangan ini.
"Kita lagi berharap bisa ditemukan dan tentu kita bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini," ungkap Ahok.
Sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan Ahok sebagai terdakwa kemarin memang berlangsung hingga 14 jam. Sejak masuk ruang sidang pukul 9.30 WIB pagi, Ahok dan tim pengacaranya baru keluar sekitar pukul 23.00 WIB malam.
Pada kesempatan itu Ahok meyakinkan bahwa dirinya telah menyelesaikan program penanangan banjir dengan normalisasi sungai mencapai 40 persen. Dengan presentase itu, dia menyakinkan banjir yang terjadi akan cepat surut dalam hitungan jam.
"Tapi memang ada beberapa tanggul yang jebol. Dan sisa 60 persen akan kami lakukan normalisasi termasuk pembuatan waduk," terang Ahok.
Dia juga sempat menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya dengan korban meninggal seorang petugas penanganan sarana dan prasaranan umum (PPSU) dalam bencana banjir yang menerjang Ibu Kota beberapa hari belakangan ini.
"Kita lagi berharap bisa ditemukan dan tentu kita bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini," ungkap Ahok.

Comments
Post a Comment