Penembakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai PNA
![]() |
| Misno, korban penembakan sedang dirawat di Rumah Sakit dr Zubir Mahmud, Idi, Aceh TImur, Minggu (5/3/2017), Foto: jambi.tribunnews.com |
Intip Berita - Mengutip serambinews.com. Didampingi Julianto (30), anak sulung korban, perawatan intensif terus dilakukan oleh tim medis RSUD Zainal Abidin terhadap Juman yang merupakan korban penembakan.
Julianto bersama anggota keluarga yang lain terlihat tegar meski ayahnya mengalami luka serius di bagian leher akibat dihunjam timah panas dari senjata yang digunakan pelaku pada insiden penembakan yang terjadi Minggu (5/3) dini hari di Gampong Penaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur.
Ini Dia calon pengganti Ahok
Saat kejadian, Julianto tak tidur di rumah. Pemuda ini sedang bertugas piket di puskesmas tempat ia bekerja. Julianto baru mengetahui bapaknya ditembak setelah adiknya yang masih SMP datang ke puskesmas, membangunkan dirinya dan memberi tahu sang ayah ditembak orang tak dikenal.
Mendapat kabar duka itu, ia bergegas mengambil ambulance dan tancap gas pulang ke rumah bersama adiknya. Setiba di rumah, ia mendapati sang ayah terkapar bersimbah darah dengan luka tembak di leher. “Orang-orang sudah ramai di rumah, Bapak sudah dibalut dengan kain di bagian leher,” ujarnya. Julianto bersama tetangga langsung membawa korban ke RSUD dr Zubir Mahmud.
Kepada wartawan, Julianto mengaku selama ini bapaknya beraktifitas jual beli sawit. Ia juga membenarkan ayahnya sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasional Aceh (PNA) Kecamatan Peunaron, Aceh Timur. (dan)
Mendapat kabar duka itu, ia bergegas mengambil ambulance dan tancap gas pulang ke rumah bersama adiknya. Setiba di rumah, ia mendapati sang ayah terkapar bersimbah darah dengan luka tembak di leher. “Orang-orang sudah ramai di rumah, Bapak sudah dibalut dengan kain di bagian leher,” ujarnya. Julianto bersama tetangga langsung membawa korban ke RSUD dr Zubir Mahmud.
Kepada wartawan, Julianto mengaku selama ini bapaknya beraktifitas jual beli sawit. Ia juga membenarkan ayahnya sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasional Aceh (PNA) Kecamatan Peunaron, Aceh Timur. (dan)

Comments
Post a Comment